Cara Menanam Buah Naga

Cara Menanam Buah Naga


Cara Menanam Buah Naga


Buah naga atau Dragon Fruit adalah salah satu buah-buahan yang memiliki nilai jual yang cukup tinggi sehingga sangat diminati oleh para petani. Buah yang memiliki kulit mirip sisik naga menurut mitologi masyarakat Tiong Hoa ini memang laris manis di pasaran karena dipercaya memiliki khasiat yang banyak untuk tubuh.


Di negara tropis seperti Indonesia, buah naga bisa tumbuh dengan sangat subur. Buah naga sendiri sangat mudah untuk ditanam dan sangat mudah dalam perawatannya.

Persiapan Awal Penanaman Buah Naga

Tanaman buah naga adalah tanaman sejenis kaktus. Oleh karena itu buah naga lebih cocok ditanam pada ketinggian 20 hingga 500 meter di atas permukaan laut. Tanah tempat menanam buah naga harus gembur, porus dan juga mengandung banyak bahan organik.

Hal yang harus diperhatikan adalah bahwa pohon buah naga memang tidak memiliki batang primer yang kokoh. Biasanya ia tumbuh dan memanjat pada penopang. Oleh karena itu, dalam penanamannya Anda perlu mempersiapkan sebuah penompang yang kokoh.

Langkah Penanaman Buah Naga

Tanamlah bibit buah naga pada lahan yang subur dengan memberikan pengairan dan pemupukan yang cukup. Proses pengairan untuk masa awal dilakukan 1 sampai 2 hari dalam sehari.

Jarak tanam antara buah naga yang satu dengan yang lain diusahakan untuk tidak terlalu rapat.  Sediakan juga penompang pohon buah naga yang kokoh agar buah naga yang Anda tanam bisa tegak berdiri dengan baik dan benar.

Pemeliharaan Pohon Buah Naga

Proses pemeliharaan yang harus selalu diperhatikan selain penyiraman dan pemupukan adalah pemangkasan. Pangkaslah batang primer pada kondisi dimana tingginya telah mencapai bagian paling atas tiang.

Setelah pemangkasan, biasanya akan tumbuh tunas baru sehingga batang memiliki cabang sekunder. Cabang-cabang inilah yang akan berfungsi sebagai tempat munculnya buah naga.

No comments:

Post a Comment